Pemain Keturunan
Indonesia Krisis Bek Kanan? Daijiro Chirino dan Tristan Gooijer Bisa Jadi Opsi
Timnas Indonesia mulai dihadapkan pada kebutuhan regenerasi di sektor bek kanan. Kevin Diks masih menjadi salah satu pemain utama di posisi tersebut, tetapi kedalaman skuad untuk jangka panjang menjadi perhatian.
Dok. Gracak Sport / Sumber terkait
Kondisi ini membuka pembahasan mengenai kemungkinan penambahan amunisi dari pemain keturunan Indonesia yang berkarier di Eropa. Dua nama yang menarik untuk dipantau adalah Daijiro Chirino dan Tristan Gooijer.
Daijiro Chirino
Daijiro Chirino merupakan pemain kelahiran Zwolle, Belanda, 24 Januari 2002. Ia memiliki darah Indonesia dari garis keluarga ibunya yang berasal dari Maluku.
Chirino saat ini bermain untuk UD Almería di Spanyol. Selain dapat bermain sebagai bek kanan, ia juga memiliki kemampuan bermain di sektor pertahanan lainnya.
Chirino sebelumnya juga sempat dikaitkan dengan Timnas Indonesia. Ia belum memiliki penampilan resmi bersama timnas senior sehingga secara regulasi masih menjadi pemain yang dapat dipertimbangkan untuk Indonesia.
Tristan Gooijer
Nama berikutnya adalah Tristan Gooijer. Pemain kelahiran Blaricum, Belanda, 2 September 2004, merupakan produk akademi Ajax.
Gooijer dikenal sebagai pemain bertahan yang memiliki fleksibilitas. Posisi utamanya dapat berada di bek kanan, tetapi ia juga mampu dimainkan sebagai bek tengah maupun bek kiri.
Gooijer sebelumnya pernah dikaitkan dengan Timnas Indonesia. Ia juga sempat memberikan pernyataan yang membuka kemungkinan untuk memperkuat Garuda.
Dengan usia yang masih muda, Gooijer dapat menjadi opsi jangka panjang apabila Indonesia membutuhkan regenerasi di sektor pertahanan.
Perlukah PSSI Menambah Amunisi?
Kehadiran Chirino dan Gooijer tentu tidak otomatis berarti PSSI harus melakukan proses naturalisasi. Keputusan tersebut bergantung pada kebutuhan pelatih, kondisi pemain yang tersedia, serta kelayakan mereka berdasarkan regulasi FIFA.
Namun, apabila sektor bek kanan menjadi salah satu area yang ingin diperkuat untuk jangka panjang, kedua pemain tersebut layak untuk terus dipantau.
Kevin Diks masih menjadi bagian penting dari skuad Indonesia. Akan tetapi, menyiapkan pemain pelapis sekaligus calon penerus sejak dini dapat menjadi bagian dari perencanaan regenerasi.
Untuk saat ini, belum ada konfirmasi resmi bahwa PSSI sedang memproses naturalisasi Daijiro Chirino maupun Tristan Gooijer.
Perkembangan karier keduanya di Eropa dan keputusan mereka mengenai masa depan internasional akan menjadi faktor penting dalam melihat peluang mereka berseragam Garuda.
Daijiro Chirino
Daijiro Chirino merupakan pemain kelahiran Zwolle, Belanda, 24 Januari 2002. Ia memiliki darah Indonesia dari garis keluarga ibunya yang berasal dari Maluku.
Chirino saat ini bermain untuk UD Almería di Spanyol. Selain dapat bermain sebagai bek kanan, ia juga memiliki kemampuan bermain di sektor pertahanan lainnya.
Chirino sebelumnya juga sempat dikaitkan dengan Timnas Indonesia. Ia belum memiliki penampilan resmi bersama timnas senior sehingga secara regulasi masih menjadi pemain yang dapat dipertimbangkan untuk Indonesia.
Tristan Gooijer
Nama berikutnya adalah Tristan Gooijer. Pemain kelahiran Blaricum, Belanda, 2 September 2004, merupakan produk akademi Ajax.
Gooijer dikenal sebagai pemain bertahan yang memiliki fleksibilitas. Posisi utamanya dapat berada di bek kanan, tetapi ia juga mampu dimainkan sebagai bek tengah maupun bek kiri.
Gooijer sebelumnya pernah dikaitkan dengan Timnas Indonesia. Ia juga sempat memberikan pernyataan yang membuka kemungkinan untuk memperkuat Garuda.
Dengan usia yang masih muda, Gooijer dapat menjadi opsi jangka panjang apabila Indonesia membutuhkan regenerasi di sektor pertahanan.
Perlukah PSSI Menambah Amunisi?
Kehadiran Chirino dan Gooijer tentu tidak otomatis berarti PSSI harus melakukan proses naturalisasi. Keputusan tersebut bergantung pada kebutuhan pelatih, kondisi pemain yang tersedia, serta kelayakan mereka berdasarkan regulasi FIFA.
Namun, apabila sektor bek kanan menjadi salah satu area yang ingin diperkuat untuk jangka panjang, kedua pemain tersebut layak untuk terus dipantau.
Kevin Diks masih menjadi bagian penting dari skuad Indonesia. Akan tetapi, menyiapkan pemain pelapis sekaligus calon penerus sejak dini dapat menjadi bagian dari perencanaan regenerasi.
Untuk saat ini, belum ada konfirmasi resmi bahwa PSSI sedang memproses naturalisasi Daijiro Chirino maupun Tristan Gooijer.
Perkembangan karier keduanya di Eropa dan keputusan mereka mengenai masa depan internasional akan menjadi faktor penting dalam melihat peluang mereka berseragam Garuda.
